Submitted by meilia on
Pangkalpinang – Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rita Aminah, mewakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Tim Teknis Asesmen Nasional (AN) Jenjang SD dan SMP Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (2/3/2026).
Dalam sambutannya, Rita Aminah menyampaikan bahwa terdapat perubahan mendasar dalam pelaksanaan Asesmen Pendidikan. Pada Oktober 2025 lalu, Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB telah dilaksanakan dengan hasil yang cukup baik. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil meraih peringkat ke-9 secara nasional.
“Tiga mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Meskipun pelaksanaan TKA merupakan yang pertama kali dilakukan di Bangka Belitung, hasil yang diraih mampu bersaing dan sejajar dengan provinsi lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026, Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara resmi diintegrasikan ke dalam komponen Asesmen Nasional (AN) mulai tahun 2026, khususnya untuk jenjang SD dan SMP.
Transformasi kebijakan ini tidak menghilangkan esensi utama TKA, yaitu penguatan literasi, numerasi, serta Kualitas Lingkungan Belajar yang mencakup kesiapan umum dan kondisi lingkungan belajar.
Rita Aminah menjelaskan bahwa materi literasi dan numerasi untuk jenjang SD dan SMP telah terintegrasi dalam mata pelajaran dan tercermin dalam nilai rapor peserta didik.
Oleh karena itu, diharapkan Dinas Pendidikan Provinsi maupun Kabupaten/Kota, serta para guru pengampu literasi dan numerasi, dapat menyusun soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi.
Ia juga menekankan pentingnya peran tim teknis sebagai narasumber dalam memperkuat pemahaman terkait Asesmen Nasional. Jika sebelumnya AN diikuti oleh siswa kelas 5 dan 8, maka mulai tahun 2026 pelaksanaannya diikuti oleh siswa kelas 6 dan 9.
Dalam Asesmen Nasional terdapat delapan dimensi kelulusan yang menjadi perhatian bersama. Untuk itu, kesiapan Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan sangat diperlukan, baik dari sisi koordinasi, komunikasi, maupun persiapan data, sarana dan prasarana, termasuk jaringan internet dan sumber daya listrik.
“Hasil Asesmen Nasional turut menentukan posisi dan prestise Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang solid antara Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota serta seluruh satuan pendidikan agar pelaksanaan AN yang direncanakan pada bulan April mendatang dapat berjalan sukses,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh peserta mampu memahami kebijakan terbaru serta mempersiapkan pelaksanaan Asesmen Nasional Tahun 2026 secara optimal, sehingga mutu pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin meningkat dan berdaya saing nasional.
