Pangkalpinang — Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) terkait fasilitasi jasa pelayanan dan kredit/pembiayaan dari dana tunjangan profesi guru, Kamis (21/5/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, bersama PPS Pemimpin Divisi Bisnis Ritel Konsumer dan UMKM Bank Sumsel Babel, Dody Wahyudy, di Ruang Pertemuan Bank Sumsel Babel Lantai 3 Pangkalpinang.

Kegiatan ini turut dihadiri Pembag Konsumer BKU, Pemimpin Cabang Pangkalpinang, Pemimpin Cabang Sungailiat, Pemimpin Cabang SPP, Pemimpin Cabang Koba, Pemimpin Cabang Toboali, Wakil Pemimpin Cabang Pangkalpinang, Pemimpin Cabang Mentok, Pengelola KSG, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Analis Kebijakan Madya , Analis Kebijakan Muda, staff Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta jajaran pegawai Bank Sumsel Babel.

Dalam sambutannya, Saipul Bakhri mengapresiasi ikhtiar bersama antara Dinas Pendidikan dan Bank Sumsel Babel dalam membantu meringankan para pegawai, khususnya guru dan tenaga pendidik, yang memiliki pinjaman berbasis  penghasilan dengan memanfaatkan peluang dari tunjangan profesi guru.

“Tentu hal ini sangat diperlukan para guru. Saat ini pemerintah provinsi berangsur mengurangi tunjangan penghasilan, sementara kebutuhan hidup terus meningkat setiap tahunnya. Di sisi lain, terdapat peluang dari pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen, di mana guru non-PNS yang memiliki sertifkat pendidik mendapatkan tunjangan profesi guru,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para guru dan tenaga pendidik di Bangka Belitung, melalui akses layanan keuangan yang lebih mudah dan mendukung kesejahteraan guru.

“Guru di Babel jumlahnya sangat banyak dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Banyak guru yang pensiun, namun juga diiringi dengan pengangkatan tenaga pendidik baru. Kontribusi dunia pendidikan sangat penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Bangka Belitung,” katanya.

Saipul juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Sumsel Babel yang terus memberikan keyakinan dan dukungan kepada para guru melalui berbagai layanan perbankan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Bank Sumsel Babel yang telah mendukung dan memberikan layanan terbaik bagi para guru. Semoga kerja sama ini dapat membantu dan meringankan kebutuhan para guru yang memerlukan,” tambahnya.

Sementara itu, Dody Wahyudy menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif dalam membangun kolaborasi antar-OPD di Bangka Belitung, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan fasilitasi pinjaman sertifikasi bagi tenaga pendidik.

“Kami melihat potensi besar di Bangka Belitung, dimana dibawah kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat sekitar 2630 Guru Jenjang SMA/SMK/SLB se-Babel. Hal ini Bank Sumsel Babel siap memberikan berbagai layanan jasa perbankan lainnya, khususnya pembiayaan dan dukungan kebutuhan bagi Guru di Babel,” ungkap Dody.

Ia berharap kerja sama antara Bank Sumsel Babel dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

“Semoga sinergi ini dapat terus meningkatkan kinerja Bank Sumsel Babel maupun Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan di Bangka Belitung,” tutupnya.