PANGKALPINANG, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bagian Perencanaan bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan pertemuan koordinasi dalam rangka membahas Perencanaan dan Penganggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Tahun 2026, di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (4/5/2026).
Pertemuan ini dilakukan untuk menyelaraskan dan memastikan program serta kegiatan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berjalan searah, khususnya dalam mendukung pemenuhan SPM Pendidikan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Widya Prada Ahli Madya BPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan jajarannya, Perwakilan Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Perencana Ahli Muda Bagian Perencanaan, Perwakilan Bidang SMA, Perwakilan Bidang SMK, dan Perwakilan Bidang Pendidikan Khusus.
Dalam pembahasan tersebut, Saipul Bakhri, Kepala Bidang SMK mewakili Plt.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ia menyampaikan pentingnya sinkronisasi kegiatan antara kementerian dengan daerah terkait pemenuhan SPM. Hal ini bertujuan agar seluruh program yang direncanakan dapat selaras dan terintegrasi hingga ke tingkat kabupaten/kota.
“Sinkronisasi kegiatan antara kementerian dan daerah sangat penting agar pelaksanaan pemenuhan SPM dapat berjalan sejalan dan tepat sasaran, serta dapat kita turunkan hingga ke kabupaten/kota,” ujarnya.
Saipul Bakhri juga menyampaikan apresiasi kepada BPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas kolaborasi yang telah terjalin dalam proses evaluasi dan koreksi perencanaan yang sedang disusun.
“Terima kasih kepada BPMP Babel atas kerja sama yang baik. Bersama-sama kita melakukan evaluasi dan koreksi agar perencanaan yang disusun dapat lebih tepat dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perencanaan dan penganggaran SPM Pendidikan Tahun 2026 dapat lebih terarah, terukur, serta mampu mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.