Pangkalpinang — Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Pendidikan Khusus menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Pendidikan Khusus (O2SN-PK) Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026, selama 4 hari mulai tanggal  22 juni hingga 25 Juni 2026.

O2SN merupakan wadah bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi, bakat, dan prestasi di bidang olahraga.

Pelaksanaan O2SN-PK Tingkat Provinsi ini diikuti oleh perwakilan peserta didik dari satuan pendidikan khusus (SLB) se- Bangka Belitung.

Melalui ajang ini, para siswa diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta membangun rasa percaya diri melalui kompetisi yang sehat.

Dalam kesempatan ini, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Cipto Suncoko, M.Pd, selaku pembina membuka O2SN-PK Tingkat Provinsi yang digelar di Aula SMA N 2 Pangkalpinang.

Ia menegaskan bahwa O2SN Pendidikan Khusus bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana pembuktian, keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi.

“Kegiatan olahraga memiliki peran krusial dalam membentuk karakter anak-anak kita, para siswa belajar tentang disiplin, kerja keras, dan sportivitas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, pelatih, dan orang tua yang telah berperan besar dalam membina para peserta didik.

Menurutnya, dedikasi dan kesabaran mereka menjadi fondasi utama dalam keberhasilan pendidikan inklusif di Bangka Belitung.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, M.M, menyampaikan bahwa O2SN Pendidikan Khusus merupakan sarana penting dalam menyalurkan bakat olahraga siswa disabilitas sekaligus memperkuat nilai percaya diri, kemandirian, dan sportivitas.

“O2SN Pendidikan Khusus merupakan bagian dari pembinaan olahraga pendidikan yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan. Ajang ini bertujuan mengidentifikasi serta mengembangkan talenta olahraga peserta didik berkebutuhan khusus agar mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan O2SN-PK tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik melalui nilai disiplin, kerja keras, kemandirian, dan sportivitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin kesetaraan hak pendidikan, khususnya di bidang olahraga.

Dalam laporan ketua pelaksana, Saipul Bakhri juga menyampaikan bahwa kegiatan O2SN-PK Tingkat Provinsi diikuti oleh 36 siswa SLB se-Bangka Belitung beserta 36 pendamping, sehingga total kontingen berjumlah 72 orang.

Serta terdapat tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN-PK 2026 ini, yaitu tenis meja tunggal putra, catur tunggal putri, bocce tunggal putri, bulu tangkis tunggal putra, atletik lompat jauh putri, atletik lari 100 meter putra, serta atletik balap kursi roda putra.

Melalui pelaksanaan O2SN-PK Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 ini, diharapkan dapat lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah serta menjadi inspirasi bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan masa depan yang gemilang, harap Saipul.