Pangkalpinang – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang diwakili Kepala Bidang SMK, Saipul Bakhri, menerima kunjungan Ombudsman Republik Indonesia didampingi Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, dan Kepala Sekolah SMK N 1 Pangkalpinang, dalam rangka pengawasan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 Gelombang Kedua di SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Selasa (3/11/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari instruksi Ombudsman RI Pusat kepada seluruh perwakilan Ombudsman di Indonesia untuk melakukan pengawasan secara serentak terhadap pelaksanaan TKA Gelombang Kedua. Pengawasan dilakukan guna memastikan proses pelaksanaan TKA berjalan sesuai ketentuan sekaligus mengidentifikasi kemungkinan kendala, baik teknis maupun nonteknis.

Perwakilan Ombudsman RI menyampaikan bahwa di Kota Pangkalpinang, pengawasan dilakukan melalui pengambilan sampel di dua satuan pendidikan, yakni SMK Negeri 1 Pangkalpinang dan SMA Santo Yosep. Pemantauan difokuskan pada proses pelaksanaan TKA sesi pertama dan sesi kedua.

Hasil pengawasan di daerah nantinya akan dilaporkan kepada Ombudsman RI Pusat. Apabila ditemukan kendala maupun hal-hal yang perlu diperbaiki, baik dari aspek teknis maupun nonteknis, temuan tersebut akan disampaikan secara kumulatif sebagai bahan evaluasi pelaksanaan TKA secara nasional.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA Gelombang Kedua di wilayah Bangka Belitung sejauh ini berjalan dengan baik dan aman.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan TKA Gelombang Pertama, terdapat sejumlah kendala teknis dan nonteknis yang dipengaruhi kondisi cuaca dan faktor lainnya. Di antaranya hujan lebat yang menyebabkan sebagian siswa terlambat datang ke sekolah karena jarak tempat tinggal yang cukup jauh, serta pemadaman listrik yang berdampak pada terganggunya jaringan dan sistem pelaksanaan ujian.

Meski demikian, pelaksanaan TKA tetap berlangsung dengan mengikuti prosedur yang berlaku. Siswa yang mengalami kendala dan belum dapat menyelesaikan pelaksanaan sesuai jadwal diberikan kesempatan mengikuti TKA susulan.

Lebih lanjut, Saipul menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA. Sosialisasi telah dilakukan oleh masing-masing kepala sekolah, sementara para siswa juga telah mengikuti kegiatan tryout sebagai bentuk persiapan menghadapi asesmen tersebut.

Selain itu, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga telah menghadirkan Sekretaris Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKDPM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk memberikan sosialisasi TKA kepada seluruh Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sebagai informasi, pelaksanaan TKA Tahun 2026 dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang Pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan Gelombang Kedua dilaksanakan pada 2–5 November 2026.

Melalui pengawasan ini, diharapkan pelaksanaan TKA dapat berjalan secara tertib, lancar, dan akuntabel, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan asesmen pendidikan di seluruh Indonesia.